Jalan-Jalan ke Kampung Anggrek, Yuk…

0

Anda tahu ada kampung Anggrek di Kediri? Bukan sekadar wisata edukasi nan asyik, ada mimpi besar di situ: produksi massal tanaman kloning anggrek pertama di Indonesia.

taman anggrek4Jika penasaran, segera berkemas dan bersiap-siap meluncur ke arah timur Kediri. Kampung Anggrek ini terletak di pelosok, lereng Kelud. Tepatnya, di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Dari pusat kota Kediri, sekitar 30 km ke arah timur.

Menuju jalur ke arah Wisata Gunung Kelud. Usai kawasan hutan di Desa Ngancar, terdapat persimpangan. Jika ke utara menuju ke kawasan wisata Kelud. Nah, kita belok ke kanan atau arah selatan.

Dari persimpangan ini, masih sekitar 2 km lagi. Ada jalan ke timur, kita akan menemui kawasan perusahaan perkebunan PT Sumber Sari Petung. Areal perkebunan ini termasuk dalam kawasaan rawan bahaya (KRB) Kelud. Terletak hanya sekitar 10 kilometer dari kawah.

Terdapat green house diantara bangunan kuno peninggalan Belanda. Di dalam green house, deretan-deretan anggrek dari berbagai varietas. Dari spesies yang asli, hingga anggrek yang sudah bermutasi

kampung anggrek foto bKampung Anggrek yang dilaunching pada Agustus 2015 ini dapat menjadi alternatif destinasi wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kelud. Di kawasan ini, dikembangkan wisata edukasi Anggrek.

“Pengunjung bisa rekreasi. Menikmati indahnya bunga-bunga. Kemudian belanja dengan harga grosir. Mereka juga mendapatkan edukasi belajar tanaman Anggrek,” kata, Didik Yuli Suharyanto, selaku penanggung jawab Divisi Anggrek PT SSP.

Enam genus anggrek yang dikembangkan antara lain; anggrek bulan (phalaenopsis), dendrobium, vanda, cymbiddium, oncidium dan cattleya.

Sebagian anggrek diimpor langsung dari Taiwan dan Thailand. Harganya juga sangat murah. Harga anggrek kelompok dendrobium Rp 25 – 50 ribu. Sedangkan, harga anggrek bulan berkisar Rp 70 – Rp 85 ribu.

kampung anggrek penelitian laboratoriumSelain green house anggrek, juga terdapat laboratorium kultur jaringan. Di laboratorium, dilakukan kloning anggrek. Berbagai induk anggrek jenis unggul diteliti. Hasil kloning diharapkan memunculkan varietas anggrek yang unggul dan berkualitas.

“Untuk budidaya anggrek yang bersifat komersial, kloning anggrek yang kami lakukan ini pertama di Indonesia,” kata Didik.

Saat ini, proses penelitian kloning anggrek terus berlangsung di laboratorium. Namun, produksi massal anggrek kloning ini ditargetkan baru diperoleh 3,5 tahun mendatang.

PIC_0107_CaptureBukan main-main, jika pada tahun-tahun awal, produksi tanaman berkisar 300 ribu tanaman per tahun. Setelah penelitian kloning tuntas nantinya ditargetkan bisa memproduksi 1 juta tanaman per tahun. “Dan, kami akan membidik pasar ekspor,” papar Didik optimis.

Kreatifitas masyarakat ini menjadikan impian Ngancar sebagai kawasan wisata yang besar hanya tinggal menunggu waktu. (Danu Sukendro)

CP: Didik (081 259966631) (WA/TELP/SMS)

 

Bagikan

Komentar Anda

komentar

Comments are closed.