Dirgahayu Kemerdekaan RI di Bulan Juni, kok Bisa?

1

Ada perayaan hari ulang tahun kemerdekaan RI pada hari Jumat, 26 Juni 2015. Lho, seharusnya 17 Agustus, masih dua bulan lagi ‘kan?

Ini ulang tahun yang berbeda. Thoriqoh Shiddiqiyyah merayakan ulang tahun dalam hitung-hitungan kalender islam. Tanggal 17 Agustus 1945 dalam hitungan kalender Islam adalah 9 Ramadhan 1364 Hijriah.

“Hari Jumat Legi, 9 Ramadhan ini, merupakan ulang tahun ke 70 kemerdekaan RI dengan kalender Hirijiyah,” kata Siti Munawaroh, salah satu jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah di Kediri.

Di Kediri, dirgahayu kemerdekaan RI digelar dengan doa bersama dan santunan bagi fakir miskin, anak yatim piatu dan janda tua.  Siti Munawaroh dan jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah lainnya menggelar doa bersama di Cabang Thoriqoh Shiddiqiyyah Kediri, di Desa Tegalan, Kandat. Doa bersama itu merupakan bentuk rasa syukur atas anugerah kemerdekaan.

Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah saat memberikan santunan pada anak yatim piatu.    Santunan itu merupakan bentuk rasa syukur atas nikmatnya kemerdekaan. (foto: Danu Sukendro)

Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah saat memberikan santunan pada anak yatim piatu. Santunan itu merupakan bentuk rasa syukur atas nikmatnya kemerdekaan. (foto: Danu Sukendro)

Siti Munawaroh bersama puluhan jamaah berkeliling menyerahkan santunan di Kecamatan Kayen Kidul. Sementara, tim yang lain mendistribusikan santunan ke tiga kecamatan: Kayen Kidul, Kandangan dan Grogol. Total, 130 paket sembako dan uang tunai didistibusikan ke 3 kecamatan tersebut.

“Pemberian santunan dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan  dan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin bersyukur dengan cara membantu sesama,” papar Siti.

Ini hal yang baru. Masih jarang masyarakat menggunakan kalender islam untuk memperingati hari kemerdekaan RI. KH Mukhtar Mukhti, pimpinan Thoriqoh Shiddiqiyyah yang berpusat di Jombang, menginstruksikan jamaahnya memperingati dirgahayu kemerdekaan RI mulai 9 Ramadhan tahun ini dan menjadikan tradisi pada tahun-tahun berikutnya. (Danu Sukendro)

 

Bagikan

Komentar Anda

komentar

1 Comment

  1. Berdasarkan undang-undang dasar dan proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia, menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan Bangsa Indonesia bukan kemerdekaan Republik Indonesia, jadi untuk penulisan dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia itu seharusnya kemerdekaan Bangsa Indonesia. Terimakasih.

Leave A Reply